Palembang, JITOE.com – Tol fungsional Musi Landas-Pulau Rimau di Banyuasin, Sumatera Selatan, hanya dibuka pada pagi hingga sore hari. Jalan yang masih berupa tanah dan minimnya penerangan menjadi alasan utama pembatasan waktu operasional.
Project Director Ruas Palembang-Betung Seksi 1 dan 2 PT Hutama Karya, Fakhrudin Hariyanto, menjelaskan bahwa tol tersebut hanya dapat dilalui mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB. Pembatasan ini dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.
Ia menyebutkan bahwa jalan tol tersebut belum bisa beroperasi penuh selama 24 jam karena ada beberapa akses yang masih dalam tahap pengerjaan. Beberapa titik overpass juga masih bersinggungan dengan jalan umum, sementara sebagian jalannya masih berupa tanah.
Selain itu, tol tersebut belum dilengkapi penerangan jalan dan rambu-rambu lalu lintas yang memadai. Petugas jaga di persimpangan juga masih perlu disiagakan untuk memastikan kelancaran lalu lintas di jalur tersebut.
“Ada sebagian masih berupa tanah, mungkin sekitar 400 meter yang saat ini tengah dilakukan pengerasan. Namun, dengan waktu yang tersisa 1 minggu Insya Allah bisa terselesaikan sehingga bisa melayani arus mudik-balik nanti” kata Fakhrudin.
Sesuai dengan keputusan Kementerian Perhubungan, tol ini akan difungsikan pada H-7 hingga H+7 Lebaran untuk mengurai kepadatan di Jalintim Palembang-Banyuasin.
“Segala persiapan sudah kami lakukan. Tinggal menunggu arahan petugas. H-7 hingga H+7 sesuai surat edaran Kemenhub akan dibuka,” jelasnya.
Di jalur tol ini, telah disiapkan rest area sementara dengan fasilitas seperti kantin, toilet umum, musala, serta BBM dalam kemasan. Namun, kapasitas parkirnya masih terbatas, hanya bisa menampung sekitar 60 kendaraan.(*)












