Palembang, JITOE.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mulai memperkuat langkah pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak menjelang Hari Raya Idul Adha pada akhir Mei 2026 mendatang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyalurkan 41 ribu dosis vaksin PMK ke seluruh daerah di Sumsel.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Ruzuan Efendi, menyampaikan vaksin tersebut telah didistribusikan ke 17 kabupaten dan kota. Penyaluran difokuskan pada wilayah sentra peternakan dan daerah dengan populasi ternak yang tinggi.
Menurutnya, vaksinasi PMK sudah berjalan sejak awal tahun dan akan terus ditingkatkan mendekati Idul Adha. Peningkatan kebutuhan hewan ternak, baik untuk kurban maupun konsumsi masyarakat, menjadi dasar penguatan langkah pencegahan tersebut.
“Vaksinasi ini bukan karena ada kasus, tapi sebagai antisipasi. PMK masih ada meskipun tidak menunjukkan gejala. Kita berharap Indonesia bisa bebas PMK pada 2030, sehingga vaksinasi terus dilakukan,” ujar Ruzuan.
Ruzuan juga menyampaikan ketersediaan hewan kurban di Sumatera Selatan pada Idul Adha 2026 diperkirakan tetap aman. Aspek jumlah dan kesehatan ternak menjadi fokus pengawasan selama masa persiapan.
Masyarakat diimbau untuk memastikan hewan kurban yang dibeli telah dilengkapi surat keterangan kesehatan hewan dari petugas berwenang sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan konsumsi.
Selain vaksinasi, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel meminta peternak untuk menjaga kebersihan kandang dan lingkungan sekitar. Peternak juga diminta segera melapor apabila menemukan tanda-tanda PMK pada ternaknya.
Pengawasan terhadap lalu lintas ternak yang masuk dan keluar wilayah Sumatera Selatan turut diperketat. Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya mobilitas ternak menjelang pelaksanaan hari raya kurban.(*)












