Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
PalembangSUMSEL

Viral, Bocah Dikurung di Gudang Masjid: Terungkap Sering Dibully Teman

×

Viral, Bocah Dikurung di Gudang Masjid: Terungkap Sering Dibully Teman

Sebarkan artikel ini
Viral, Bocah Dikurung di Gudang Masjid: Terungkap Sering Dibully Teman

Palembang, JITOE.com – Video seorang bocah berteriak minta tolong dari dalam gudang masjid di kawasan Jalan Padat Karya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang, viral di media sosial. Bocah berinisial S (10) itu diketahui terkunci di dalam gudang selama sekitar satu jam pada Minggu (02/11/2025) sore.

Berdasarkan keterangan keluarga, S diduga disekap oleh dua teman sebayanya, masing-masing berinisial E dan A. Aksi itu dilakukan setelah keduanya mengajak korban ke gudang masjid dengan iming-iming permen. Begitu S masuk, pintu gudang langsung dikunci dari luar.

Korban akhirnya bisa keluar setelah seorang ibu yang melintas mendengar teriakan minta tolong dan segera memanggil warga lain untuk membantu membuka pintu. Keluarga bersyukur karena gudang tersebut memiliki ventilasi udara, sehingga S tidak kekurangan oksigen selama terkurung.

Namun peristiwa ini membuka fakta lain. Keluarga mengungkap bahwa S ternyata sering menjadi korban perundungan oleh pelaku yang sama. Bocah itu bahkan disebut kerap pulang dengan bekas lebam di tubuhnya, namun tidak pernah berani mengadu karena takut memicu masalah antar orang tua.

Baca Juga:   Januari 2024, Kasus DBD di Sumsel Meningkat Capai 761 Kasus

“Saya sering lihat tubuh cucu saya ada lebam, tapi dia tidak mau cerita karena takut kami ribut dengan orang tua temannya,” ujar Zurlita, nenek korban.

Ia juga mengatakan, cucunya sempat meminta agar pelaku tidak dimarahi setelah kejadian itu, yang membuat keluarga semakin heran dengan sikap pelaku dan orang tuanya.

Ayah korban, Ardhiansyah Nugraha, mengaku baru mengetahui bahwa anaknya sering dirundung setelah video kejadian tersebut beredar luas di media sosial. Ia menyayangkan pihak keluarga pelaku yang belum menunjukkan itikad baik.

“Kami selaku pihak keluarga benar-benar tidak menerima, karena kasus perudungan seperti ini kita tidak pernah tahu apa yang terjadi,” kata Ardhiansyah Nugraha, ayah korban.

Baca Juga:   Jalan Palembang–Betung Rusak Parah, Gubernur Surati PUPR Perbaikan Segera

“Jika tidak ada itikad baik, saya akan membawa kasus ini ke pihak kepolisian,” tegasnya.

Ketua RT setempat, Ilham, membenarkan kejadian itu dan mengaku telah memfasilitasi pertemuan antara keluarga korban dan pelaku. Namun, keputusan akhir tetap diserahkan kepada keluarga korban.

“Kami sudah lakukan mediasi kedua belah pihak. Kalau keluarga korban ingin menempuh jalur hukum, itu hak mereka,” jelas Ilham.

Sebagai langkah pencegahan, pihak RT berencana memperketat pengawasan di lingkungan sekitar masjid. Ilham juga menyebut akan memasang CCTV serta mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka agar insiden serupa tidak terulang.(*)

Example 120x600