Palembang, JITOE.com – Permintaan pembuatan paspor di Palembang melonjak tajam sejak penerbangan internasional kembali dibuka melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) mencatat, rata-rata 180 hingga 200 warga kini mengajukan permohonan paspor setiap hari, naik signifikan dari sebelumnya sekitar 150 orang per hari.
Kondisi ini mendorong Kementerian Imipas untuk memperluas jangkauan layanan keimigrasian di Provinsi Sumatera Selatan. Menteri Imipas Agus Andrianto mengungkapkan, empat kantor baru akan dibuka di sejumlah daerah untuk mengurai antrean dan mempermudah masyarakat dalam pengurusan dokumen keimigrasian.
“Rencana pengembangan ini untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan keimigrasian tanpa harus datang ke kota besar,” ujar Agus saat meninjau Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang, Senin (13/10/2025).
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang, Khairil Mirza, menjelaskan empat daerah yang akan mendapat tambahan layanan baru yaitu Musi Banyuasin (Muba), Prabumulih, Ogan Komering Ilir (OKI), dan Ogan Ilir (OI).
“Di Muba sudah ada unit kerja keimigrasian yang akan ditingkatkan menjadi kantor pelayanan penuh. Tiga daerah lainnya akan dikembangkan secara bertahap sesuai kebutuhan,” kata Khairil.
Menurut Khairil, peningkatan jumlah pemohon paspor ini bukan hanya akibat mobilitas warga yang kembali normal, tetapi juga karena minat perjalanan ke luar negeri untuk pendidikan, ibadah, dan pekerjaan semakin tinggi.(*)












