Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
PalembangSUMSEL

Kolam Retensi Simpang Polda Bakal Diperluas, Manfaatkan Lahan DPMPTSP Sumsel

×

Kolam Retensi Simpang Polda Bakal Diperluas, Manfaatkan Lahan DPMPTSP Sumsel

Sebarkan artikel ini
Kolam Retensi Simpang Polda Bakal Diperluas, Manfaatkan Lahan DPMPTSP Sumsel
Kolam retensi di kawasan Simpang Polda Palembang | Dok. JITOE

Palembang, JITOE.com – Persoalan banjir yang kerap melanda tiga kecamatan di Kota Palembang—Ilir Timur I, Ilir Timur II, dan Kemuning—segera ditanggulangi. Pemerintah Kota Palembang memastikan penataan Sungai Bendung dan pelebaran kolam retensi di kawasan Simpang Polda akan menjadi solusi utama.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan, langkah itu sudah masuk tahap pengadaan dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Pemerintah pusat bahkan meminta agar kapasitas kolam retensi ditambah agar daya tampung air lebih maksimal.

“Dari Pemerintah pusat meminta penambahan satu kolam retensi. Setelah saya ketemu dengan Pak Gubernur, sudah ada surat pernyataanya. Jadi kolam retensi itu akan kita perlebar,” kata Dewa

Baca Juga:   Ketua Baznas OKI Tewas Tabrakan Usai Pulang Kegiatan Subuh, Istri Luka Berat

Perluasan kolam retensi dilakukan dengan memanfaatkan lahan kantor DPMPTSP Sumsel yang berada tepat di sisi kolam. Lahan tersebut akan dialihkan sehingga bisa digunakan untuk memperbesar area tampungan air.

“Kalau sudah dibangun dan selesai, persoalan banjir di 3 Kecamatan yakni IT 1, IT 2, dan Kemuning dapat selesai,” tambahnya.

Menurut Ratu Dewa, Gubernur Sumsel telah meminta Sekretaris Daerah serta Biro Hukum mencarikan lokasi baru untuk kantor DPMPTSP Sumsel.

“Kemarin Pak Gubernur sedang meminta Sekda untuk dicari kantor lain, termasuk diperintahkan Biro Hukum untuk dirapatkan. Kemarin kita tawarkan ke Pak Gubernur ada ruang di Mall Pelayanan Publik, DPMPTSP kita,” pungkasnya.

Baca Juga:   Setelah Kepala Daerah, Kini Giliran Sekda Ikut Retret Nasional di Magelang

Banjir di simpang Polda selama ini menjadi salah satu titik rawan yang mengganggu aktivitas warga. Dengan terealisasinya penataan Sungai Bendung dan pelebaran kolam retensi, pemerintah optimistis permasalahan banjir di kawasan tersebut bisa diselesaikan.(*)

 

Example 120x600