Palembang, JITOE.com – Pemerintah Kota Palembang mulai melakukan pembaikan dan pembenahan fasilitas umum yang rusak akibat insiden kericuhan yang melibatkan sekelompok pemuda diduga geng motor pada Minggu (31/08/2025) dini hari. Sedikitnya ada 13 titik sarana umum yang mengalami kerusakan, termasuk di Jalan POM IX yang berada tak jauh dari Gedung DPRD Sumsel.
“Ada 13 titik fasilitas umum yang rusak akan segera diperbaiki agar kembali dapat digunakan masyarakat,” kata Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Kamis (04/09/2025).
Dia menyampaikan tim lapangan sudah diturunkan untuk melakukan pendataan sekaligus memperbaiki kerusakan. Ia memastikan fasilitas yang rusak akan segera dipulihkan agar kembali bisa dimanfaatkan masyarakat.
Sebelumnya, kericuhan di Palembang sempat meluas hingga menyebabkan kantor Ditlantas dan sejumlah kendaraan dinas milik kepolisian, baik mobil maupun motor, dibakar massa.
Selain itu, empat pos Satlantas juga menjadi sasaran amukan. Pos polisi di Simpang Lima DPRD Sumsel, pos bawah flyover Simpang Polda Sumsel, serta pos di flyover Sekip ikut mengalami kerusakan. Kini, pos-pos tersebut sudah tampak sepi dan telah dibersihkan.
Selain berfokus pada pemulihan sarana umum, Ratu Dewa juga menuturkan pemerintah akan menampung berbagai aspirasi masyarakat dan mahasiswa terkait penanganan persoalan sosial maupun ekonomi.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Pembahasan mengenai persoalan sosial menjadi perhatian bersama agar kondisi tetap stabil dan tidak memicu gejolak baru,” imbuhnya.
Ratu Dewa juga memberikan apresiasi terhadap aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung damai di Palembang beberapa waktu lalu. Ia menyebut kekompakan mahasiswa, aparat, serta dukungan Forkopimda berhasil menciptakan suasana aman tanpa gangguan.
Tidak hanya tertib, para peserta aksi bahkan ikut memungut sampah usai kegiatan. Bagi Dewa, tindakan tersebut mencerminkan kepedulian dan tanggung jawab dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat kerukunan masyarakat.(*)












