Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Muara EnimPalembangPrabumulihSUMSEL

Rampung Akhir 2025, Flyover Gelumbang Siap Atasi Macet di Perlintasan Kereta Api

×

Rampung Akhir 2025, Flyover Gelumbang Siap Atasi Macet di Perlintasan Kereta Api

Sebarkan artikel ini
Rampung Akhir 2025, Flyover Gelumbang Siap Atasi Macet di Perlintasan Kereta Api
Progres pembangunan Flyoper Gelumbang | Foto: Kementerian PU

Palembang, JITOE.com – Arus kendaraan di Jalan Lintas Palembang–Prabumulih, tepatnya KM 60, kerap tersendat akibat perlintasan sebidang yang dilalui kereta api setiap 15 menit. Kemacetan yang muncul tak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak pada kelancaran distribusi logistik. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah membangun Flyover Gelumbang yang kini pengerjaannya sudah mencapai 45,07 persen.

Flyover yang berada di Kabupaten Muara Enim ini dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan ditargetkan rampung pada Desember 2025. Selain mengurai antrean kendaraan, keberadaan jembatan layang ini juga diharapkan mampu menekan angka kecelakaan yang selama ini kerap terjadi di perlintasan rel sebidang tersebut.

Baca Juga:   Polrestabes Palembang dan OJK Siapkan Mekanisme Cepat Blokir Rekening Penipu Digital

Kementerian PUPR menjelaskan proyek ini mulai dikontrakkan pada 9 Desember 2024, dengan anggaran sebesar Rp 93,3 miliar yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Dengan pembiayaan itu, konstruksi flyover terus dipacu agar bisa digunakan sesuai jadwal yang ditetapkan.

Tak sekadar berfungsi sebagai pengurai kemacetan, flyover ini dirancang untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, terutama di jalur strategis yang menghubungkan Batas Kabupaten Ogan Ilir–Muara Enim hingga ke perbatasan Kota Prabumulih.

“Diharapkan juga dapat memperlancar mobilitas perekonomian masyarakat yang melewati jalan nasional,” kata Menteri PU Dody Hanggodo di Jakarta, Senin (21/07/2025).

Panjang keseluruhan jembatan dan oprit mencapai 700 meter, dengan lebar jalur lalu lintas 17,20 meter dan bentang utama sepanjang 50 meter. Dimensi ini diproyeksikan mampu menampung volume kendaraan yang padat, terutama pada jam-jam sibuk dan hari libur.

Baca Juga:   Pemkab Banyuasin Buka Keran Investasi Swasta untuk Infrastruktur Air Bersih

Dalam keterangan tertulisnya, Menteri PUPR Dody menyampaikan proyek ini tak hanya memperhatikan fungsi teknis, tetapi juga estetika. Elemen seni dan budaya lokal turut dihadirkan dalam ornamen flyover untuk memperindah tampilan kawasan Kabupaten Muara Enim.

Selain untuk mengurai kepadatan lalu lintas, proyek ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menyediakan infrastruktur yang aman dan efisien. Keberadaan flyover juga diyakini mampu mencegah terjadinya kecelakaan dan mendukung program transportasi nasional yang lebih lancar dan terintegrasi.(*)

Example 120x600