Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
PalembangSUMSEL

Pasca Penertiban Pasar 16 Ilir, Pemkot Palembang akan Atur Jam Berjualan

×

Pasca Penertiban Pasar 16 Ilir, Pemkot Palembang akan Atur Jam Berjualan

Sebarkan artikel ini
Pasca Penertiban Pasar 16 Ilir, Pemkot Palembang akan Atur Jam Berjualan
Pasar 16 Ilir Palembang | Foto: traditionalshoppingindonesia.id

Palembang, JITOE.com – Wajah Pasar 16 Ilir Palembang berubah drastis. Kawasan yang sebelumnya dipadati pedagang hingga memakan badan jalan, kini sudah tertata dan dapat dilalui kendaraan seperti mobil dan motor. Pemerintah Kota Palembang menyebut kondisi ini sebagai hasil nyata dari penataan yang tengah dijalankan, termasuk perbaikan jalan yang membuat lingkungan pasar terlihat lebih bersih dan rapi.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyatakan pihaknya sedang menyusun aturan resmi terkait lokasi berjualan dan waktu operasional pedagang. Ia menekankan bahwa penertiban ini bukan sekadar penegakan aturan, tetapi bagian dari strategi memperindah kota tanpa mengorbankan ekonomi rakyat kecil.

Menurutnya, regulasi yang sedang dipersiapkan akan menjadi dasar hukum bagi petugas, termasuk Satpol PP, dalam menjalankan penataan dengan tegas namun tetap mengedepankan pendekatan humanis. Pemerintah ingin memastikan bahwa kegiatan usaha para pedagang tetap berjalan, tetapi sesuai dengan koridor yang tertib.

Baca Juga:   2022, 83 Persen Ruas Jalan di Palembang Telah Diperbaiki

“Kita ingin menciptakan pasar yang tertata rapi, aman, dan nyaman, namun tetap menjaga keberlangsungan usaha masyarakat,” ujarnya.

Ratu Dewa menjelaskan penataan Pasar 16 Ilir merupakan hasil evaluasi berkala yang selama ini dilakukan oleh pihaknya. Ia menyebut kawasan tersebut sebagai salah satu pusat kegiatan ekonomi utama yang perlu dikelola lebih baik agar tidak menimbulkan kemacetan dan ketidakteraturan.

Pemerintah Kota Palembang berkomitmen menjadikan Pasar 16 Ilir sebagai pusat perdagangan yang lebih modern dan ramah pengunjung. Dengan pengaturan yang jelas, diharapkan pasar tetap menjadi tempat usaha yang nyaman bagi pedagang sekaligus memberi kesan tertib bagi warga dan wisatawan.

Baca Juga:   Covid Belum Turun, Satgas yang Turun

Langkah penataan ini juga dianggap penting karena Pasar 16 Ilir memiliki nilai historis dan daya tarik wisata. Sebagai pasar tradisional terbesar di kota itu, keberadaannya dinilai mampu menarik minat wisatawan jika dikelola secara profesional dan bersih.

Dalam prosesnya, Pemkot mengklaim melakukan pendekatan yang persuasif kepada pedagang agar tidak terjadi gesekan. Tujuan utamanya adalah menciptakan kawasan pasar yang tertata, aman, dan tetap menjadi pusat ekonomi rakyat tanpa mengganggu estetika kota.(*)

Example 120x600