Palembang, JITOE.com – Antrean panjang warga terlihat di Mal Pelayanan Publik (MPP) Palembang menjelang tahun ajaran baru. Ribuan orang berbondong-bondong mengurus Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai syarat untuk mendaftarkan anak ke sekolah melalui jalur bantuan biaya pendidikan dari pemerintah.
Kepadatan tersebut terjadi di kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Palembang, Jumat (13/06/2025).
Kepala Tim KIS dan DTKS Kota Palembang, Yoga Catur Nugraha, menjelaskan banyaknya warga yang mengurus DTKS dipicu oleh syarat yang mewajibkan calon peserta didik dari jalur bantuan untuk memiliki data kepesertaan DTKS yang valid.
Ia menyebutkan pihaknya cukup kewalahan menghadapi lonjakan tersebut, terutama karena permintaan membludak dalam waktu yang bersamaan. Dari total pengajuan, terdapat sekitar 2.000 berkas yang sudah selesai namun belum diambil oleh pemohon.
“Kami harap warga segera mengambilnya agar tidak menumpuk di DPMPTSP Palembang,” kata Yoga.
Ia juga menyarankan agar warga tidak menunda hingga mendekati masa pendaftaran agar proses lebih lancar.
Pemerintah Kota Palembang sendiri telah menyediakan beberapa jalur untuk mengakses layanan DTKS, termasuk lewat Dinas Sosial maupun melalui portal resmi pemerintah kota. Meski demikian, warga tetap memilih datang langsung karena ingin prosesnya cepat, apalagi menyangkut kelangsungan pendidikan anak-anak mereka.
Dokumen DTKS tidak hanya berguna untuk keperluan pendidikan, tetapi juga menjadi syarat untuk berbagai bantuan sosial lainnya. Karena itu, kesadaran untuk memilikinya sejak dini sangat diperlukan.
Pelayanan DTKS dibuka setiap hari. Warga diminta mengurus dokumen ini lebih awal agar tidak terjadi antrean massal pada saat dibutuhkan. Pemerintah berharap proses administrasi bisa selesai tepat waktu tanpa mengganggu tahapan pendidikan anak-anak.(*)












