Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
MubaSUMSEL

Muba Tetapkan Status Siaga Darurat Asap, Waspadai Karhutla Hingga November

×

Muba Tetapkan Status Siaga Darurat Asap, Waspadai Karhutla Hingga November

Sebarkan artikel ini
Muba Tetapkan Status Siaga Darurat Asap, Waspadai Karhutla Hingga November

Muba, JITOE.com – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus berulang setiap tahun membuat Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, mengambil langkah cepat. Status siaga darurat bencana asap telah resmi ditetapkan dan mulai berlaku sejak 19 Mei hingga 30 November 2025.

“Status ini berlangsung sejak ditetapkannya keputusan, sampai dengan tanggal 30 November 2025,” kata Kepala BPBD Muba, Pathi Riduan, Senin (02/06/2025).

Dia menyebut surat keputusan sudah diteken Bupati, dan penanganan dini pun mulai digerakkan. Mulai dari patroli wilayah rawan hingga sosialisasi soal larangan pembukaan lahan dengan cara dibakar telah dilakukan secara bertahap.

Baca Juga:   Ancaman Bagi Oknum Nakal, Pemkot Palembang Jamin SPMB Bebas Pungli

Sebagai tindak lanjut dari status tersebut, Pemkab Muba akan menggelar apel siaga karhutla pada 10 Juni 2025 mendatang. Apel itu rencananya diadakan di lapangan pendopoan Muba, dengan menghadirkan seluruh perangkat daerah, tim Forkopimda, serta personel beserta peralatan lengkap untuk penanganan darurat.

Posko terpadu juga sudah dibentuk. Di dalamnya, sejumlah perangkat daerah dan instansi terkait akan bergabung untuk memastikan langkah penanggulangan bencana asap bisa dijalankan sesuai tugas masing-masing.

Status siaga ini bukan sekadar simbolik. Pemerintah daerah telah menyiapkan pembiayaan khusus yang diambil dari APBD 2025, termasuk pos dana Belanja Tidak Terduga (BTT) dan dokumen anggaran BPBD.

Baca Juga:   4 Truk Batubara Bikin Jembatan Muara Lawai Ambruk, Gubernur Sumsel: Ceroboh!

BPBD menekankan pentingnya kerja sama semua pihak, termasuk pemanfaatan dana desa, agar bisa segera bertindak saat titik api terdeteksi di wilayah pedesaan. “Kami berharap Muba tidak menjadi wilayah dengan karhutla terbesar di Sumsel,” ujar Pathi.

Kebiasaan membakar lahan untuk membuka kebun masih jadi faktor utama kebakaran. Oleh karena itu, pendekatan sosial dan edukasi terus digencarkan agar masyarakat paham risikonya.

Secara nasional, apel kesiapsiagaan karhutla sudah digelar di Riau akhir Mei lalu. Muba berupaya menyelaraskan langkah serupa di daerah sebagai bentuk keseriusan dalam menghadapi musim kering.(*)

 

Sumber: detik.com

Example 120x600