Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
PalembangSUMSEL

Wali Kota Palembang Nyamar Jadi Ojol, Usut Parkir Liar

×

Wali Kota Palembang Nyamar Jadi Ojol, Usut Parkir Liar

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Palembang Nyamar Jadi Ojol, Selidiki Pemaksaan Parkir Liar
Foto: IG Ratu Dewa

Palembang, JITOE.com – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyamar jadi pengemudi ojek online demi membuktikan langsung adanya pungutan parkir liar yang kebanyakan di minimarket. Aksi diam-diam ini membuka fakta bahwa praktik tersebut masih marak, meski aturan menyebut parkir di minimarket seharusnya gratis.

Dalam kunjungannya ke beberapa minimarket, Dewa mengenakan jaket ojol, helm, dan masker agar tak dikenali. Ia mengendarai motor dan berpura-pura sebagai pelanggan biasa. Hasilnya, di lokasi yang terdapat tulisan ‘gratis parkir’, ia tetap dimintai uang oleh juru parkir.

Tak hanya dengan motor, penyamaran dilanjutkan dengan menggunakan mobil. Kali ini, ia tetap menyembunyikan identitasnya menggunakan masker dan topi. Dari tempat ke tempat, situasi yang ditemui nyaris sama—tukang parkir tetap ada dan melakukan pungutan.

Baca Juga:   Pro-Kontra Pemasangan Lift di Jembatan Ampera, Ketua DPRD Palembang Angkat Bicara

Salah satu tukang parkir bahkan terang-terangan meminta uang Rp 2.000, sementara yang lain kebanyakan mengatakan bahwa membayar atau tidak itu pilihan, tanpa unsur paksaan.

Kendati demikian, berdasarkan keluhan masyarakat, kehadiran mereka tetap menimbulkan rasa tidak nyaman.

“Dari temuan kita, ternyata memang mereka tidak meminta. Tetapi kalau ada para pengemudi yang ngenjuk (memberi) itu diambilnya. Artinya tidak ditemukan unsur paksaan di situ,” jelas Ratu Dewa.

“Mungkin di tempat-tempat tertentu. Sifatnya ada oknum-oknum (yang melakukan pemaksaan). Karena sampel sudah kita ambil tadi,” tambahnya.

Baca Juga:   Dermaga 7 Ulu Palembang dengan Konsep Modern Ditargetkan Rampung Pertengahan 2023

Dalam unggahan Ratu Dewa di akun instagram miliknya Sabtu (31/05/2025), memperlihatkan dokumentasi kegiatannya saat melakukan penyamaran. Aksi tersebut dilakukan untuk memastikan laporan masyarakat soal praktik pungli di minimarket benar-benar terjadi di lapangan.

Ia juga mengimbau warga agar tidak membayar jika ada pungutan parkir di minimarket. Jika mengalami pemaksaan, masyarakat diminta segera melapor.(*)

Example 120x600