Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
PalembangSUMSEL

Atasi Banjir, Pemkot Palembang Targetkan Satu Kelurahan Satu Kolam Retensi

×

Atasi Banjir, Pemkot Palembang Targetkan Satu Kelurahan Satu Kolam Retensi

Sebarkan artikel ini
Atasi Banjir, Pemkot Palembang Targetkan Satu Kelurahan Satu Kolam Retensi
Dok. JITOE

Palembang, JITOE.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang tengah berupaya menanggulangi masalah banjir dengan membangun lebih banyak kolam retensi di berbagai wilayah. Setiap kelurahan ditargetkan memiliki setidaknya satu kolam retensi agar genangan air dapat tertampung dengan lebih baik. Saat ini, proses pencarian lahan dan penganggaran sedang dilakukan agar rencana tersebut segera terwujud.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyebut bahwa idealnya kota ini memiliki 48 kolam retensi. Namun, sebagai langkah awal, pemerintah akan memastikan setiap kelurahan memiliki minimal satu kolam guna mengurangi risiko banjir.

“Idealnya ada 48 kolam retensi. Tapi kita usahakan setiap kelurahan ada satu,” kata Dewa, Senin (17/03/2025).

Guna mempercepat pembangunan kolam retensi, Pemkot berencana mengajukan tambahan anggaran kepada Gubernur Sumatera Selatan agar proyek ini dapat segera direalisasikan. Kendala utama dalam pelaksanaan program ini adalah keterbatasan anggaran, sehingga dukungan dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan.

Baca Juga:   Pemprov Sumsel akan Fasilitasi Pembangunan Dua Jembatan Penghubung Mesuji-OKI

Selain membangun kolam retensi baru, Pemkot juga akan melakukan pengerukan pada kolam yang sudah ada. Upaya ini diperlukan agar aliran air yang tersumbat dapat kembali lancar dan lebih cepat menyerap genangan saat hujan turun.

Dewa menjelaskan banjir di Palembang disebabkan oleh beberapa faktor, seperti tingginya curah hujan, naiknya air pasang laut, serta penyempitan aliran sungai akibat permukiman yang berdiri di atas daerah aliran sungai (DAS). Selain itu, sampah yang menyumbat saluran air juga memperparah kondisi genangan di sejumlah titik.

“Maka itu kita perlu segera menangani adanya bangunan di atas daerah aliran sungai (DAS). Karena banyak pemukiman di atas DAS ini menjadi salah satu faktor penyumbatan aliran air sehingga air tidak bisa lari dan menyebabkan genangan,” ungkapnya.

Baca Juga:   Polrestabes Palembang Gerebek Gudang BBM Ilegal di Kertapati Amankan 2,8 Ton Solar Oplosan Sumur Bor

Selain kolam retensi, solusi lain yang sedang disiapkan adalah penambahan pompa penyedot air berkapasitas besar. Pemkot menilai bahwa penggunaan pompa berskala besar lebih efektif dibandingkan pompa portabel dalam mempercepat penyurutan genangan.

“Sebagai langkah jangka menengah, kami akan menambah pompa dan melakukan pelebaran parit agar aliran air lebih lancar,” tutupnya.(*)

Example 120x600