Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
PalembangSUMSEL

36 Ribu Warga Sumsel Periksa Kesehatan Gratis, Mayoritas Periksa Kanker Payudara dan Serviks

×

36 Ribu Warga Sumsel Periksa Kesehatan Gratis, Mayoritas Periksa Kanker Payudara dan Serviks

Sebarkan artikel ini
36 Ribu Warga Sumsel Periksa Kesehatan Gratis, Mayoritas Periksa Kanker Payudara dan Serviks
Foto: Pakki.org

Palembang, JITOE.com – Pemeriksaan kanker payudara dan HPV DNA menjadi skrining kesehatan yang paling banyak dilakukan dalam program cek kesehatan gratis (CKG) di Sumatera Selatan (Sumsel). Hingga pertengahan Februari 2025, sebanyak 36.134 orang telah mengikuti pemeriksaan kesehatan dalam program ini.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Trisnawarman, mengungkapkan bahwa dari total 108.889 pendaftar, baru sekitar 36.134 orang yang hadir untuk menjalani pemeriksaan kesehatan selama periode 10-15 Februari 2025. Dari jumlah tersebut, sebagian besar memilih melakukan skrining kanker payudara dan HPV DNA untuk mendeteksi kanker serviks.

“Skrining paling banyak HPV DNA dan kanker payudara,” kata Trisnawarman, Minggu (16/02/2025).

Selain kedua skrining tersebut, masyarakat juga banyak melakukan pemeriksaan kanker kolorektal dan kanker paru. Pemeriksaan lain yang cukup diminati mencakup skrining talasemia, GDS (Geriatric Depression Scale), anemia, serta beberapa penyakit lainnya.

Baca Juga:   Calendar of Charming 2026: 135 Event Seru Meriahkan Wisata Palembang Sepanjang Tahun

Dari segi usia, kelompok terbanyak yang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis ini adalah warga berusia 40-59 tahun dengan jumlah peserta mencapai 12.578 orang. Sementara itu, kelompok usia 30-39 tahun tercatat sebanyak 7.860 orang, usia 18-29 tahun sebanyak 6.548 orang, lansia di atas 60 tahun mencapai 5.453 orang, anak-anak berusia 1-6 tahun berjumlah 2.635 orang, dan bayi baru lahir sebanyak 1.060 orang.

Trisnawarman menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan melalui deteksi dini faktor risiko serta kondisi pra-penyakit. Ia menekankan bahwa banyak kasus kematian sebenarnya dapat dicegah jika penyakit terdeteksi lebih awal dan dikelola dengan baik.

Baca Juga:   Siap-siap, Pemkot Palembang akan Salurkan Dana Bansos DBH dan DAU

“Sebagian besar kasus kematian yang terjadi sebenarnya dapat dicegah. Jika terdeteksi di fase awal, kesehatan bisa dikelola dan tidak menyebabkan keparahan penyakit bahkan kematian,” jelasnya.

Untuk mengikuti program cek kesehatan gratis ini, masyarakat dapat mengunduh aplikasi SatuSehat Mobile dan mendaftarkan diri dengan mengisi kuisioner skrining mandiri. Setelah itu, peserta bisa mendatangi puskesmas dengan membawa KTP, kode tiket, serta hasil skrining mandiri mereka.(*)

Example 120x600