Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
PalembangSejarahSUMSEL

Prasasti Peresmian Kantor Ledeng Kini Kantor Wali Kota Palembang Kembali Ditemukan

×

Prasasti Peresmian Kantor Ledeng Kini Kantor Wali Kota Palembang Kembali Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Sejarawan Kemas Ari Panji menjelaskan prasasti peninggalan Belanda di kantor ledeng yang baru ditemukan, Rabu (15/01/2025) | Dok. JITOE

Palembang, JITOE.com – Prasasti peninggalan Belanda yang menjadi bukti pendirian dan peresmian Kantor Ledeng—yang kini menjadi Kantor Wali Kota Palembang— kembali ditemukan.

Temuan prasasti kedua ini dilakukan oleh Tim Ahli Cagar Budaya, Pusat Kajian Sejarah Sumatera Selatan (Puskass), dan perwakilan Pemerintah Kota Palembang, pada Rabu (15/01/2025) pukul 09.30 WIB,

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Sulaiman Amin, menyatakan bahwa penemuan ini adalah berkah yang dapat menambah daya tarik wisata kota, khususnya bagi para pecinta sejarah.

“Penemuan ini menjadi berkah tersendiri, kami sudah menyiapkan replika prasasti tersebut, namun yang aslinya ditemukan dan menjadi nilai sejarah tersendiri,” katanya.

Baca Juga:   Dari 221rb Kuota Haji, Sumsel Dapat Jatah 7.012 Orang

Sebelumnya, prasasti serupa ditemukan di sisi kiri pintu masuk pada 28 November 2024, saat tukang bangunan yang tengah merenovasi kantor tak sengaja membongkar tembok dan menemukan prasasti asli di balik lapisan semen.

Kedua prasasti ini menjadi bukti nyata peletakan batu pertama dan peresmian bangunan tersebut pada masa kolonial Belanda.

Sejarawan sekaligus pemimpin Tim Ahli Cagar Budaya, Kemas Ari Panji, mengatakan bahwa prasasti kedua ini memiliki nilai sejarah tinggi.

“Prasasti yang kami temukan ini adalah bagian penting dari sejarah peletakan batu pertama pembangunan Kantor Ledeng pada masa kolonial Belanda,” ujar Ari Panji.

Dia menyampaikan bahwa narasi pada prasasti akan dikaji lebih dalam oleh Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Sumatra Selatan dan sejarawan untuk memahami isi pesan dan sejarah yang terkandung di dalamnya.

Baca Juga:   Sumsel Bersiap Naikkan Status Siaga, Tiga Daerah Lebih Dulu Aktifkan Darurat Hidrometeorologi

“Ya tentunya kita baca ulang, kita kaji (narasi) secara lengkap. Intinya, tentang peletakan batu pertama pembangunan kantor,” ungkapnya.

Prasasti berbahasa Belanda itu terbuat dari batu granit setinggi dua meter dengan pahatan tulisan Belanda yang memperlihatkan bahwa Kantor Ledeng didirikan pada tahun 1928, hasil desain Ir. S. Snuijf, seorang arsitek Belanda.

Selain itu, prasasti ini mencatat nama Ir. R.C.A.F.J. Le Cocq d’Armandville, Wali Kota Palembang pada masa tersebut.(*)

Example 120x600