Palembang, JITOE.com – Sebanyak 92.238 pelanggan Perumda Tirta Musi Palembang akan mengalami gangguan distribusi air bersih akibat kebocoran pipa baku. Pemadaman ini berdampak pada sekitar 26 persen sambungan langsung di sembilan kecamatan dan diperkirakan akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.
Pipa yang mengalami kebocoran merupakan jalur penghubung dari Intake Karang Anyar ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) 3 Ilir di kawasan Jalan Tanjung Burung. Perbaikan dijadwalkan mulai Rabu, (18/06/2025) pukul 08.00 WIB dan ditargetkan selesai dalam waktu 12 jam.
Menurut Direktur Operasional Perumda Tirta Musi, Rahmad, proses normalisasi aliran air diperkirakan memerlukan waktu sekitar dua hari pascaperbaikan. Ia menjelaskan pipa yang bocor sebelumnya juga sempat diperbaiki, namun kembali mengalami kerusakan di titik berbeda.
“Iya, Rabu nanti. Kita akan lakukan perbaikan kembali pipa air baku IPA yang di 3 Ilir. Sebelumnya kita sudah lakukan perbaikan, di posisi kebocoran yang pertama. Perbaikan kita, diestimasi selama 12 jam,” kata Rahmad.
Kebocoran kali ini disebut terjadi pada pipa jenis baja (steel), yang diduga sudah mengalami kerusakan akibat usia pakai yang cukup lama.
Distribusi air bersih akan terganggu di beberapa kecamatan padat penduduk, yakni Ilir Timur I, II, dan III, Kemuning, Kalidoni, Sako, Sematang Borang, Ilir Barat I, serta Bukit Kecil. Di antara wilayah tersebut, Unit Pelayanan 3 Ilir menjadi yang paling terdampak, dengan lebih dari 38 ribu sambungan pelanggan.
Rahmad mengimbau masyarakat agar dapat menampung air sejak dini sebelum proses perbaikan dimulai. Pihaknya berjanji akan mengupayakan perbaikan secepat mungkin agar pasokan air bersih bisa kembali normal.(*)












