Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
EkonomiNasional

Selama 3 Tahun, Prabowo Optimis Ekonomi Indonesia Naik 8%

×

Selama 3 Tahun, Prabowo Optimis Ekonomi Indonesia Naik 8%

Sebarkan artikel ini
Selama 3 Tahun, Prabowo Optimis Ekonomi Indonesia Naik 8%
Prabowo didampingi Gibran Rakabuming memenuhi undangan Emir Qatar, H.H. Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani hari ini di Istana Emiri Diwan | Foto@IG Prabowo

JITOE.com, Jakarta – Presiden terpilih Prabowo Subianto yakin dapat membuat ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 8 persen dalam tiga tahun sejak ia mulai menjabat.

Prabowo bahkan mengklaim bahwa pertumbuhan ekonomi bisa melampaui 8 persen dalam satu periode masa jabatannya.

Pernyataan ini disampaikan dalam forum internasional Qatar Economic Forum, seperti yang dikutip dari tayangan Youtube Bloomberg Live pada Kamis (16/05/2024).

“Saya sangat percaya diri. Saya sudah berbicara dengan ahli saya. Saya sudah mempelajari angka-angkanya. Saya sangat yakin kita bisa dengan mudah mencapai (pertumbuhan ekonomi) 8 persen dan saya bertekad untuk melampauinya,” kata Prabowo.

Baca Juga:   ASN Kepahiang Viral Injak Al-Quran akan Laporkan Penyebar Video

Namun, ia menekankan bahwa pertumbuhan ini tidak bisa dicapai dalam satu tahun dan memerlukan waktu sekitar tiga tahun.

“Apakah 8 persen dalam lima tahun? Saya yakin bisa dalam dua atau tiga tahun,” tambahnya.

Prabowo menyatakan bahwa berbagai program yang telah dijalankan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan dilanjutkan oleh pemerintahannya. Program-program tersebut termasuk hilirisasi dan swasembada pangan hingga energi yang dianggap kunci utama untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen.

“Tahun-tahun pertama adalah konsentrasi kita pada pertanian, pangan, produksi pangan, distribusi pangan dan energi. Kami ingin menjadi ramah lingkungan dengan cara yang sangat cepat. Kami ingin memproduksi solar dari minyak sawit dan hal ini akan menjadi pendorong pertumbuhan yang sangat kuat,” jelasnya.

Baca Juga:   27 Kapal Perang TNI Dimodernisasi Target Selesai Sebelum Hari Armada

Lebih lanjut, jika pemerintah berhasil menciptakan bahan bakar sendiri dari sumber daya alam (SDA) yang dimiliki, maka akan terjadi penghematan besar. Anggaran impor minyak yang selama ini besar bisa dialihkan ke program lain yang lebih dibutuhkan.

“Anda tahu, kita mengimpor US$20 miliar setiap tahun untuk minyak solar. Jadi bisa anda bayangkan penghematan yang akan kita dapatkan ketika kita beralih ke biofuel,” ungkapnya..

Example 120x600