Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Nasional

BMKG Kerjasama App Group Modifikasi Cuaca Gunakan Teknologi Semai Awan

×

BMKG Kerjasama App Group Modifikasi Cuaca Gunakan Teknologi Semai Awan

Sebarkan artikel ini
BMKG Kerjasama App Group Modifikasi Cuaca Gunakan Teknologi Semai Awan
IIlustrasi semai awan | Foto: Disway.id

Jakarta, JITOE.com – Perusahaan swasta kini turut terjun langsung dalam mencegah bencana kebakaran hutan dan lahan. PT Wirakarya Sakti (WKS), unit usaha dari APP Group, bekerja sama dengan BMKG menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengurangi risiko karhutla di Jambi dan Sumatera Selatan. Ini menjadi salah satu bentuk keterlibatan dunia usaha yang semakin aktif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Operasi ini dijadwalkan berlangsung selama 10 hari dan dilakukan menjelang musim kemarau 2025. Penyemaian awan dengan bahan higroskopik (garam) akan dilakukan menggunakan pesawat khusus, dengan dukungan navigasi dari TNI Angkatan Udara. BMKG akan memantau data harian seputar curah hujan dan kelembaban lahan untuk mengevaluasi efektivitas kegiatan tersebut.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama resmi Rabu (11/06/2025), di Gedung A BMKG, Jakarta. Momen tersebut juga mencatat sejarah karena untuk pertama kalinya pelaksanaan OMC melibatkan skema kontrak resmi menggunakan tarif Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang telah diatur oleh Kementerian Keuangan.

Baca Juga:   Ahli Waris Pahlawan Nasional Terima Tunjangan Rp50 Juta per Tahun, Ini Rinciannya:

Direktur Utama PT WKS, Didi Harsa, menyebut upaya ini merupakan bagian dari kontribusi sektor swasta dalam pencegahan karhutla secara berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya menjaga kelembaban tanah dan menambah cadangan air sebelum musim kemarau sebagai strategi perlindungan terhadap lahan gambut dan hutan produksi.

Sementara itu, BMKG mengapresiasi keterlibatan PT WKS dalam OMC. Direktur OMC BMKG, Budi Harsoyo, menilai kolaborasi semacam ini menjadi bukti bahwa kerja sama lintas sektor bisa memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama dalam situasi iklim yang kian tidak menentu.

“Kami mengapresiasi komitmen PT Wirakarya Sakti yang telah menjadi mitra strategis dalam pelaksanaan OMC. Tahun ini terasa istimewa karena untuk pertama kalinya kami menerapkan skema kontrak resmi dengan tarif PNBP baru yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan. Ini adalah langkah penting menuju tata kelola layanan yang lebih akuntabel dan berkelanjutan. Kami berharap pelaksanaannya bisa tepat waktu dan sesuai dinamika cuaca di lapangan,” kata Budi.

Baca Juga:   Zulhas: Setelah Instruksi Presiden, Gas LPG 3 Kg Kembali Normal

Sementara itu, Direktur Tata Kelola Modifikasi Cuaca BMKG, Edison Kurniawan, mengatakan wilayah Jambi dan Sumsel termasuk daerah dengan potensi karhutla yang tinggi. Kerja sama dengan sektor swasta seperti ini menjadi langkah strategis untuk menekan risiko kebakaran sebelum memasuki puncak musim kering.

APP Group sendiri sudah mulai menerapkan teknologi OMC sejak 2021, sebagai bagian dari pendekatan Integrated Fire Management (IFM). Pendekatan ini mencakup sistem pencegahan, deteksi dini, hingga penanganan cepat saat terjadi kebakaran, yang semuanya terintegrasi di wilayah kerja perusahaan.

Example 120x600