Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
EkonomiNasional

Sepanjang 2025, Produksi Minyak Pertamina EP Tembus 27.643 Barel per Hari

×

Sepanjang 2025, Produksi Minyak Pertamina EP Tembus 27.643 Barel per Hari

Sebarkan artikel ini
PT Pertamina EP (PEP) dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Zona 4 mencatat kenaikan produksi minyak 6,6 persen ke angka 27.643 barel per hari (BOPD) sepanjang 2025
PT Pertamina EP (PEP) dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Zona 4 mencatat kenaikan produksi minyak 6,6 persen ke angka 27.643 barel per hari (BOPD) sepanjang 2025

Palembang, Jitoe.com – Kinerja sektor hulu migas di wilayah kerja Zona 4 menunjukkan tren menggembirakan sepanjang tahun 2025. PT Pertamina EP bersama PT Pertamina Hulu Energi Zona 4 sukses mencatatkan produksi minyak sebesar 27.643 barel per hari (BOPD). Angka ini meningkat 6,6 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

Peningkatan produksi tersebut tidak terlepas dari strategi pengembangan lapangan yang agresif dan terintegrasi. Salah satu pendorong utamanya adalah penambahan data 3D Seismic secara masif yang kemudian diimplementasikan melalui berbagai program pengembangan, mulai dari New Area Development (NAD), pengeboran Step Out, Interfield, hingga Infill. Seluruh program tersebut diperkuat oleh kolaborasi solid tim subsurface dalam pengeboran sumur baru serta kegiatan Workover & Well Intervention (WO&WI).

 

Tak hanya minyak, kinerja produksi gas PEP Zona 4 sepanjang 2025 juga menunjukkan hasil positif. Produksi gas tercatat mencapai 530,9 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD), menegaskan kontribusi signifikan Zona 4 dalam mendukung pasokan energi nasional.

Baca Juga:   2026, Presiden Prabowo Tarik Utang Baru Rp781 Triliun, Bayar Bunga Rp599 Triliun

Produksi migas tersebut berasal dari operasi PEP dan PHE Zona 4 yang tersebar di tujuh lapangan, mencakup dua kota dan sembilan kabupaten. Seluruh hasil produksi minyak dan gas disalurkan untuk memenuhi kebutuhan kilang domestik milik Pertamina, sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional.

Di sisi operasional, PEP Zona 4 juga terus mendorong inovasi teknologi guna meningkatkan keandalan dan efisiensi kerja. Salah satu teknologi unggulan yang diterapkan adalah batch drilling onshore. Metode ini memungkinkan pengeboran beberapa sumur dari satu lokasi yang sama dengan tahapan pekerjaan dilakukan secara berurutan.

Didukung teknologi drilling rig dengan sistem skidding atau walking, peralatan pengeboran dapat dipindahkan dari satu sumur ke sumur lain tanpa perlu proses pembongkaran. Penerapan teknologi ini terbukti mampu mempercepat waktu pengeboran sekaligus menekan biaya operasi secara signifikan.

Baca Juga:   Rumah Sahroni Dihabisi Massa, Barang Dijarah Hingga Mobil Hancur

General Manager Pertamina EP Zona 4, Djudjuwanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan PEP Zona 4 serta para pemangku kepentingan atas dukungan dan kolaborasi yang terjalin selama ini.

“Pencapaian ini mencerminkan kinerja operasi Zona 4 yang semakin solid dari tahun ke tahun. Inovasi teknologi dan sinergi seluruh fungsi menjadi kunci sehingga kami dapat memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Capaian produksi migas yang positif tersebut juga dibarengi dengan keberhasilan mempertahankan kinerja keselamatan kerja tanpa kecelakaan (zero accident) sepanjang tahun 2025. PEP dan PHE Zona 4 menegaskan komitmen untuk menjalankan setiap aktivitas operasional dengan mengedepankan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

“Keselamatan adalah budaya di Pertamina. Safety first. Capaian tahun ini membuktikan bahwa peningkatan produksi migas dapat berjalan seiring dengan komitmen kuat terhadap keselamatan kerja dan keberlanjutan lingkungan,” pungkas Djudjuwanto. (amp

Example 120x600