Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Nasional

Buku Kontroversial ‘Jokowis White Paper’ Gagal Launching di UGM, Beredar di 25 Negara

×

Buku Kontroversial ‘Jokowis White Paper’ Gagal Launching di UGM, Beredar di 25 Negara

Sebarkan artikel ini
Buku Kontroversial 'Jokowis White Paper' Gagal Launching di UGM, Beredar di 25 Negara
Buku Berjudul Jokowi's White Paper Ditulis Oleh Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tiffauzia Tiyassuma atau dr Tifa | Foto: Radar Jogja

JITOE.com – Rencana peluncuran buku terbaru Roy Suryo bersama Dr Tifa dan Rismon Hasiholan Sianipar di kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mendadak dibatalkan. Soft launching yang seharusnya berlangsung di Ruang Nusantara, University Club UGM, terpaksa dialihkan ke area kafe kampus setelah pihak universitas menarik izin hanya beberapa jam sebelum acara dimulai. Juru bicara UGM, I Made Andi Arsana, menjelaskan pembatalan itu diambil karena pertimbangan prosedural sekaligus politis.

Buku yang diberi judul Jokowis White Paper ini langsung mencuri perhatian publik karena mengupas isu sensitif seputar dugaan kejanggalan ijazah Presiden Joko Widodo saat menempuh kuliah di UGM. Dalam keterangan Roy Suryo, karya setebal 700 halaman tersebut berisi dokumentasi perjalanan dirinya bersama dua rekannya saat menelusuri kasus dugaan ijazah palsu Jokowi.

Baca Juga:   Heboh Dugaan Aqua Gunakan Air Sumur Bor, BPKN Bakal Panggil Dirut Aqua

Roy menegaskan, analisis yang dituangkan dalam buku itu bahkan sampai pada kesimpulan bahwa skripsi Joko Widodo 99 persen tidak asli. Menurutnya, pemilihan nama Jokowis White Paper juga bukan tanpa alasan. Ia menyebut, langkah itu merupakan cara mereka untuk menjaga marwah kampus UGM yang menjadi almamater para penulis buku.

Dr Tifa menyebut, Jokowis White Paper kini sudah beredar di 25 negara. Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp250 ribu untuk versi hitam putih, hingga Rp500 ribu untuk cetakan dengan kertas premium.

Baca Juga:   Harga Minyak Goreng Curah Rp14 ribu/ Liter dan Harga Kemasan Tak Lagi Diatur Pemerintah

Sementara itu, relawan Pro-Jokowi (Projo) turut menanggapi terbitnya buku tersebut. Wakil Ketua Umum Projo, Freddy Damanik, mengatakan pihaknya tidak mempermasalahkan penerbitan buku itu. Namun ia mengingatkan, apabila isi buku terbukti berisi fitnah, Roy Suryo Cs bisa saja menghadapi konsekuensi hukum.(*)

Example 120x600