Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Iklan Idul Fitri Jitoe.com
Nasional

Sepekan Berlalu, Keluarga Polisi Tewas di Lampung Tagih Keadilan ke Presiden

×

Sepekan Berlalu, Keluarga Polisi Tewas di Lampung Tagih Keadilan ke Presiden

Sebarkan artikel ini
Sepekan Berlalu, Keluarga Polisi Tewas di Lampung Tagih Keadilan ke Presiden
Dok. Polisi

Lampung, JITOE.com – Kasus penembakan tiga anggota polisi di Lampung yang diduga dilakukan oleh oknum TNI telah berlangsung selama sepekan. Merasa tidak mendapatkan kepastian hukum, pihak keluarga korban akhirnya meminta perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Permintaan tersebut disampaikan Wiyuda Yuweni, istri dari almarhum Aipda Anumerta Petrus Apriyanto. Dalam sebuah video yang tersebar luas di media sosial, ia menyoroti berbagai tuduhan yang menurutnya bertujuan untuk mengaburkan fakta kejadian.

Salah satu isu yang beredar adalah dugaan adanya setoran dari lapak perjudian sabung ayam kepada pihak Polsek Negara Batin Polres Way Kanan. Wiyuda menegaskan bahwa informasi tersebut tidak relevan dengan kasus utama, yaitu penembakan yang menewaskan suaminya dan dua anggota kepolisian lainnya.

Baca Juga:   Pj Gubernur Sumsel Fatoni Hadiri Rakor Pj Kepala Daerah, Ini 7 Arahan Presiden Jokowi

“Saya Wiyuda Yuweni, istri dari Aipda Anumerta Petrus Apriyanto anggota Polsek Negara Batik yang gugur dalam tugas penggerebekan sabung ayam. Terkait pemberitaan buruk dan fitnah yang sedang beredar, yang ditujukan kepada ketiga anggota yang gugur tersebut, saya selaku istri Aipda Anumerta Petrus Apriyanto, memohon kepada Bapak Prabowo Subianto, Bapak Kapolri, dan Bapak Panglima TNI, Kompolnas, Kapolda Lampung, dan Pangdam II/Sriwijaya untuk menggelar sidang militer secara terbuka, sehingga disaksikan seluruh masyarakat Indonesia melalui TV dan media sosial,” katanya.

Sementara itu, pengacara Hotman Paris Hutapea turut menyoroti kasus ini. Dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Hotman menyatakan bahwa keluarga korban telah meminta bantuannya untuk mengawal jalannya proses hukum.

Baca Juga:   Ini Alasan Presiden Jokowi Memilih Zulkifli Hasan dan Hadi Tjahjanto Jadi Menteri

Ia juga mengkritik dugaan adanya penundaan penetapan tersangka dengan alasan adanya setoran dari aktivitas perjudian sabung ayam. Menurutnya, isu tersebut tidak boleh menjadi penghalang bagi proses hukum terhadap pelaku penembakan.

“Saya mendengar ada oknum yang sengaja menunda penetapan tersangka dengan dalih setoran judi. Padahal, ini dua hal yang berbeda dan tidak bisa dijadikan alasan untuk mengulur-ulur waktu,” ujarnya.

Hotman pun mendesak agar dua oknum TNI yang telah mengakui perbuatannya segera ditetapkan sebagai tersangka. Ia berharap penyelesaian kasus ini dilakukan dengan transparan dan adil agar tidak menimbulkan spekulasi lebih lanjut di masyarakat.(*)

Example 120x600